Sepertinya Kosong!!

by - 9:03 PM

Apa yang aku cari hari ini? Sepertinya hanya kosong.. Aku ingin jiwaku kembali terisi. Bukan dengan isakan tangis seperti hari kemarin. Aku ingin ada peremajaan dalam hidupku. Aku bosan dengan jalanku yang seperti ini saja. Dan intinya aku butuh tantangan baru.
Terkadang aku berpikir, kenapa aku bisa sampai di sini, dengan keadaan seperti sekarang ini? Tapi aku bisa apa? Aku sudah berjalan di setapak yang berbeda sekarang. Mungkin aku harus mencari setapak yang lain lagi? Lalu kenapa aku harus menjalaninya setengah-setengah? Hei... Jalan ini berlum berujung!!
Cobalah lebih sabar dan tegar!! Ada saatnya nanti kau akan bisa mendapatkan apa yang kau inginkan. Mungkin sekarang bukan saat yang tepat untukmu menemukan jalan itu, tapi teruslah mencari agar kau bisa menemukan dirimu yang sebenarnya. Tak tahukah? Kau masih memiliki kesempatan untuk berjalan kemudian berlari, lalu kenapa kau masih berdiri terpaku di sini, memandang ke belakang dan kau melupakan apa yang ada di depanmu sekarang? Hei.. Sadarlah.. Kau butuh banyak energi untuk hari esok. Lanjutkan mimpi yang kemarin sempat terbengkalai. Ambil lagi puing-puingnya dan kembali kau catat dalam note otakmu. Simpan dengan tepat di memori otakmu dan resapi dalam-dalam. Kemudian pejamkan matamu sejenak. Lihatlah di sana, bukankah kau menemukan dirimu yang tersenyum kemudian tertawa riang?? Nahh itulah dirimu yang sebenarnya. Jika kau sudah tahu, lalu untuk apa sampai sekarang kau masih menekuk mukamu dan sesekali kau menahan tangismu? Tak tahukah kamu? Matamu sudah lelah mengalirkan bulir-bulir airnya. Rasanya pedas sekali,, karena kau bukan hanya melibatkan mata, tapi hatimu juga. Dia sudah tersayat-sayat, kenapa malah kau siram air garam? Tambah pedih nantinya.
Cukup sudah semuanya. Kau tenang saja, Allah sedang merencanakan semuanya dengan baik dan sempurna. Tunggu saja hingga saat itu datang. Jangan kau sia-siakan rasa bahagia yang saat ini ada. Biarkan saja mengalir. Jadilah kau arus dalam kehidupan ini, dan jangan pernah kau menjadi batu-batu yang ada di dalam sungai, karena batu-batu itu hanya akan dianggap kenangan. Jadilah arus yang tetap mengalir. Kadang tenang kau mengalir, kadang juga kau harus keras saat kau dihadapkan pada jurang masalah, tapi tetaplah engkau tegar dan sabar..
Itu saja....

You May Also Like

0 comments

Allah dulu, Allah lagi, Allah terus. ALhamdulillah