Sisi Lain
Sisiku gelap, dan hanya padang sedikit
Tak ada yang perlu dipikirkan saat ini
Hanya cukup menikmati setiap inchi kehidupan yang tengah kujalani
Tak ada keluhan
Semua datar dan hambar
"Seandainya..." aku kadang membenci kata itu
Sekiranya aku sudah berusaha sebaik mungkin
Tapi tetap saja kembali ke titik nol
Atau aku yang belum bisa merubahnya?
Ahh.. Segalanya jadi asing untuk kukenali lagi
Semesta tetap berjalan
Dan aku mengendap-endap di antaranya
Tetap ikut meramaikan jalanan
Menikmati hilir mudik orang-orang sibuk
Tapi aku tetap berjalan dengan santainya
Seperti tak ada beban
Yahh... Biarlah
Aku sekedar ingin menikmati hidup

4 comments
aku pernah merasa berhenti, saat setiap orang sudah mulai berlari, terdiam saat orang mulai tertawa... tapi itu kulewati sekarang, karena kupikir tidak ada gunanya..
ReplyDeletelakukan apa yang mesti dilakukan, berjalanlah jika ingin berjalan, berhentilah jika ingin berhenti... tidak perlu berlari sekedar ingin menggapai seseorang, karena jika dia peduli, maka dia yang akan berhenti menunggu kita agar berjalan sejajar dengannya.. :-)
selamat berjalan santai ya, Yul..
aku hanya seperti kehilangan arah mom..
Deleteseperti tidak mengerti apa yang kuinginkan, sekiranya untuk saat ini... aku tidak mengerti..
saya sering terjebak dlm hal yg sama yuly
Deleteinilah kita, perempuan2 yg berpikiran rumit. yg terkadang terlalu naif ingin meng-ignore dunia :p
kak syam..
Deleteapakah berpikir seperti itu, itu termasuk dalam kategori rumit?
aku hanya ingin menemukan 'apa yang sebenarnya kucari'
itu saja... :)