Kenapa harus ada kata 'jatuh' sebelum kata 'cinta' ?
Bersama angin dan hujan aku ingin menjadikanmu embun, yang tiap pagi bisa memberikanku kesejukan.
Saat matahari tak mampu menampakkan kegagahannya, biarlah aku tetap menatapmu meski kau tak terlihat indah tanpa sinarnya.
Aku ingin bersamamu tiap saat dan tiap waktu.
# Saat kata tak mampu lagi memberikan wacana tentang apa yang tergambar dalam hati.
Kau bisa merasakannya, namun kau sama sekali tak dapat meraihnya.
Kau hanya mampu terus merasakannya.
Saat kau pejamkan kedua matamu lalu kau tutup telingamu dari hiruk pikuk dunia.
Saat itu juga kau akan merasakan ketenangan.
Lihat dan rasakanlah terus jauh ke dalam lubuk hatimu.
Tanyakan..
'Apa yang kamu inginkan?'
# Said something
Semua tak akan pernah ada yang sama.
Namun pagi ini sama dengan hari kemarin, ah bukan! Tepatnya mirip.
Hari ini hujan turun lagi bersamaan dengan angin lembut yang membawakan rintik kesepian di pagi buta.
Hujan, tolong sampaikan pada angin di lautan, antarkan kesunyian yang menderaku ini padanya.
Aku ingin membuang jauh sembilu yang pernah tertancap pedih selama beberapa tahun terakhir ini.
Angin laut sudah menerima pesan suaraku, dia menjawab dengan tegas.
'Kenapa kau masih saja memikirkan hal itu? Aku sudah semakin jenuh mendengarmu terus mengeluh! Kau tahu itu?'
Aku terperanjat mendengar sang angin berkata seperti itu. Kemudian aku hanya diam dan duduk merenung.
Kata-kata sang angin terus saja membungkam mulutku untuk terus diam.
Aku mengambil satu pelajaran di sini. Tak ada gunanya aku mengeluh. Yang ada hanya akan membuat orang lain capek mendengar berbagai keluhan kita. Dan aku tahu apa yang harus aku lakukan sekarang.
Hujan dan Angin, kalian dua hal yang tak akan pernah terpisahkan dalam hidupku. Terima kasih..:)
# rain 'n flood
Namun pagi ini sama dengan hari kemarin, ah bukan! Tepatnya mirip.
Hari ini hujan turun lagi bersamaan dengan angin lembut yang membawakan rintik kesepian di pagi buta.
Hujan, tolong sampaikan pada angin di lautan, antarkan kesunyian yang menderaku ini padanya.
Aku ingin membuang jauh sembilu yang pernah tertancap pedih selama beberapa tahun terakhir ini.
Angin laut sudah menerima pesan suaraku, dia menjawab dengan tegas.
'Kenapa kau masih saja memikirkan hal itu? Aku sudah semakin jenuh mendengarmu terus mengeluh! Kau tahu itu?'
Aku terperanjat mendengar sang angin berkata seperti itu. Kemudian aku hanya diam dan duduk merenung.
Kata-kata sang angin terus saja membungkam mulutku untuk terus diam.
Aku mengambil satu pelajaran di sini. Tak ada gunanya aku mengeluh. Yang ada hanya akan membuat orang lain capek mendengar berbagai keluhan kita. Dan aku tahu apa yang harus aku lakukan sekarang.
Hujan dan Angin, kalian dua hal yang tak akan pernah terpisahkan dalam hidupku. Terima kasih..:)
# rain 'n flood
Maret, bukan sebuah bulan istimewa bagiku. Karena bagiku semua bulan dalam tiap tahunnya memiliki arti yang sama. Tapi untuk tahun ini, aku ingin menjadikan Maret sebagai salah satu bulan paling istimewa bagiku.
Bulan ini, aku ingin membuat banyak perubahan. Terutama untuk pola pikirku yang sering membuatku senewen. Fiuhh.. Juga karena mulai bulan ini, aku ingn belajar melupakan seseorang secara utuh. Meski aku yakin itu tak akan pernah bisa. Karena tak akan pernah ada satu orang pun yang mampu melupakan orang secara sempurna (kecuali amnesia tentunya..:) Dan aku salah satunya.
Kehilangan itu memang sangat menyakitkan. Namun, dari kehilangan itu kita akan mempu belajar untuk lebih tegar menghadapi kehilangan selanjutnya. Karena bagaimanapun juga, kita tak akan pernah mendapatkan sesuatu selamanya. Pasti suatu saat akan tiba masa untuk kehilangan. Setidaknya saat ini aku sedang merasakannya. Tapi satu hal yang pasti, aku tak akan pernah menyesal pernah mengenalmu. Meski hanya beberapa detik, kau tetap memiliki arti istimewa bagiku.
Planning-planning yang sudah ku buat sepertinya harus aku rubah kembali. Banyak hal tak terduga yang sering membuatku nge-drop. Tapi aku tak ingin terus berdiam diri dengan bertopang dagu dan terus diam. Aku ingin bergerak merubah semuanya. Karena ada harapan yang sudah kucanangkan dalam kepalaku ini dan harus aku raih. Satu hal, 'jangan pernah mengeluh....lagi!'
# Missing
Sinar-sinar itu tak terasa telah membuatku
terbangun
Dari mimpi yang sering membuatku terbuai
dengan khayalan semata
Ku tak ingin hanya berdiam diri seperti ini
Melewati masa yang tak mungkin terulang
kembali
Ku telah lewati hari kemarin dengan kaki yang
tertatih
Hingga tak kusadari aku telah tertinggal
# left