Kita Bertengkar!!

by - 3:12 PM

Untuk pertama kalinya kita bertengkar. Tidak bisa dianggap sepele memang masalahnya. Ummi bermaksud mengenalkanku pada seorang polisi. Dia memang sedang mencari seorang pendamping hidup, dan pilihannya jatuh pada ummi untuk mencarikannya. Terus terang saja aku menolak. Karena memang aku tak bisa langsung menerima. Lagipula aku sudah memilih seseorang, dan aku merasa cocok dengannya. Masih dalam tahap saling mengenal, tapi kita sama-sama serius. Usiaku belum ada 20 tahun memang. Tapi bagiku, di usia muda bukan berarti aku boleh bermain-main dengan cinta.
Aku salah satu orang yang sangat mengagungkan cinta, tapi masih dalam batas rasional. Cinta itu suci, hampir sama dengan pernikahan yang setiap orang menganggapnya 'sakral'. Iya. Cinta memang seperti itu. Bagi orang yang hanya main-main mungkin tidak akan berpikir sepertiku. Hihi... Atau aku yang mungkin berlebihan yakk??ckckckck...
Pertengkaran yang berlangsung hanya beberapa menit itu cukup mengurras pikiranku. Kita tidak pernah melakukan ini sebelumnya. Kadang aku sendiri bingung dengan cara pandangmu atas apa yang terjadi antara kita. Apa itu artinya aku belum bisa benar-benar memahamimu? Butuh waktu mungkin yaa untuk bisa memahami seseorang, termasuk kamu.
Aku tak ingin mempermasalahkan hal ini. Toh, pada kenyatannya aku tak menerima tawaran Ummi untuk dikenalkan pada pak polisi itu... Aku masih orang baru di sini. Aku ingin memiliki banyak pengalaman dulu. Aku sudah menjelaskan semuanya ke kamu. Tapi kamu terlihat ragu. Ahh.. Susahnya saat menyadari bahwa long distance seperti ini kadang menyiksa juga. -_- . Aku akan kecewa sekali saat kamu tak ingat kembali atas komitmen yang sudah kita buat bersama. Bukankah itu yang kamu minta? Kita harus saling komit! Masihkah kamu ingat itu?
Aku berharap kamu akan selalu ingat itu. Meski kita tak pernah bisa bertatap muka setiap hari, aku ingin hati kita tetap bertaut, seperti tangan yang selalu bergandengan..:)

# Sayang, saat senja mengantarkan mentari untuk kembali peraduannya, saat itu pula aku menanti malam-malam panjang bersamamu.

You May Also Like

2 comments

  1. AnonymousMay 07, 2012

    badai itu hanya kerikil sayang, dan itu adalah seni. maka bila kau mampu menghindari, jalannya cinta pun akan sedikit berliku, sedikit berseni :-) semangat...

    ReplyDelete
  2. hehe...iya mbak mkasih bnyak..:)

    ReplyDelete

Allah dulu, Allah lagi, Allah terus. ALhamdulillah